5 Kondisi yang Mengharuskan Kita Mengunjungi Dokter Spesialis Saraf

  • 2 min read
  • Dec 04, 2019
5 Kondisi yang Mengharuskan Kita Mengunjungi Dokter Spesialis Saraf

Pernahkah anda mengalami keluhan tentang persafaran? Atau mungkin saat ini Anda sedang mengalami beberapa gangguan persarafan? Jangan khawatir karena Dokter Spesialis Saraf siap membantu berbagai keluhan Anda. Dokter saraf atau neurologis memiliki peran mendiagnosis dan mengobati penyakit-penyakit sistem saraf. Dokter neurologi berdasarkan metode pengobatan yang diberikan dibagi menjadi sub spesialis dokter bedah saraf dan sub spesialis dokter non bedah saraf.

Jika kita sedang mengalami gangguan persarafan kita diwajibkan harus segera mengunjungi dokter saraf, beberapa gejala yang dapat muncul sebagai berikut:

  • Kejang

Kejang adalah kondisi dimana terjadinya ketidaknormalan aktifitas listrik di dalam otak, yang menimbulkan pergerakan menyentakkan beberapa, sebagian bahkan seluruh bagian tubuh. Kejang dapat terjadi pada seseorang yang memiliki gangguan epilepsi, terjadinya penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes, dan kejang juga dapat terjadi pada seseorang yang pernah mengalami cidera kepala. Jika Anda baru pertama kali mengalami kejang atau kejang berulang lebih dari 10 menit anda diwajibkan berkonsultasi dengan dokter neurologis guna mengetahui penyebab dari kejang yang anda alami dan penanganan yang dapat dilakukan.

  • Tremor

Tremor merupakan terjadinya getaran yang terjadi secara tidak sengaja pada tangan, kaki, rahang, lidah dan kepala. Mengalami tremor bukan berarti Anda mengalami masalah persarafan akan tetapi bila tremor terjadi secara tiba-tiba dan semakin memburuk hingga mengganggu aktifitas sehari-hari Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter saraf.

  • Kelelahan otot

Kelelahan otot dapat diartikan sebagai kondisi melemahnya bagian otot akibat aktifitas tertentu. Jika Anda mengalami kelelahan otot mesti tidak melakukan aktifitas tertentu wajib dicurigai terjadi gangguan pada sistem persyarafan.

  • Kebas/mati rasa

Kondisi dimana tangan tidak dapat merasakan rasa walaupun sudah di rangsang. Kondisi ini dapat terjadi akibat terjepitnya salah satu saraf. Jika Anda sering mengalami mata rasa segera periksakan diri Anda guna mengetahui keadaan lebih lanjut.

  • Atrofi otot

Kondisi dimana otot mengalami penurunan massa otot

Selain keadaan diatas jika Anda mengalami gangguan penglihatan, kesulitan untuk berjalan, mudah lelah, merasa sakit yang tak tertahankan pada daerah tertentu, kesulitan untuk berbicara dan menelan, merasakan pusing berputar (vertigo) anda juga diwajibkan segera mengunjungi dokter saraf.

Ketika memeriksakan diri Anda akan menjalani pemeriksaan fisik dan penunjang yang meliputi: Pemeriksaan EKG yang bertujuan untuk mengetahui aktifitas gelombang listrik di otak, Pemeriksaan EMG yang bertujuan untuk mengetahui kelistrikan pada saraf otot, dan Pemeriksaan ENG yang bertujuan untuk mengetahui kelistrikan pada saraf mata. Jika hasil menunjukkan gambaran aktifitas listrik abnormal menandakan terjadi permasalahan pada sistem saraf.

Apa yang perlu disiapkan saat ingin berkonsultasi dengan dokter saraf? Beberapa hal yang perlu Anda siapkan seperti hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan sebelumnya, jika anda baru pertama kali periksa pastikan Anda menyampaikan keluhan yang dirasakan secara mendetail mulai dari daerah yang dikeluhkan, seberapa berat keluhan, dan penanganan yang mungkin sudah dilakukan. Sampaikan pada dokter jika Anda mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Usahakan ketika Anda periksa diantar oleh keluarga atau kerabat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Gangguan pada sistem saraf dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan segera, kelumpuhan dan kematian saraf dapat terjadi kapan saja jika kelistrikan saraf sudah terganggu. Segera periksakan ke dokter spesialis saraf guna mendapatkan perawatan berkelanjutan.